Tampilkan postingan dengan label kambing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kambing. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Juni 2013

Ciri-ciri Indukan Kambing Etawa Yang Baik

Salah satu sub bisnis yang cukup menarik pada budidaya ternak kambing etawa adalah bisnis pembibitan, hal ini mengingat kambing mampu menghasilkan anak 2 kali dalam setahun. Harga bibit juga cukup mahal terutama untuk peranakan kambing etawa, di pasar ternak di kota saya sangat biasa kita lihat seekor anak kambing etawa dijual seharga 400 ribu rupiah, hal ini wajar saja bisnis ini memang cukup

Senin, 24 Juni 2013

Fakta Seputar Susu Kambing Etawa

Harga susu kambing etawa cenderung lebih mahal daripada susu sapi, baik dalam kedaan segar maupun susu bubuk. Harga susu kambing etawa yang mahal ini menurut saya wajar-wajar saja, sebab produksi susu kambing etawa tidaklah sebesar susu sapi. Seekor kambing etawa asli mampu memproduksi susu hingga 3,5 liter perhari sedangkan seekor sapi fries Holland mampu menghasilkan susu hingga 30 liter per

Kamis, 16 Mei 2013

Produksi Susu Kambing Etawa

Kambing etawa adalah salah satu kambing yang banyak diminati peternak kambing saat ini untuk dibudidayakan, selain bobot badannya yang jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan kambing lokal seperti kambing kacang, kambing etawa ini juga memiliki produksi yang jauh lebih tinggi. Wajar saja sebab kambing etawa memang ternak yang bertipe kambing dwiguna yang cenderung kearah kambing perah. Kambing

Sabtu, 11 Mei 2013

Bahan Fermentasi Pakan Kambing

Pakan kambing yang baik adalah hijauan makanan ternak ditambah polong-polongan (legume) ditambah dengan konsentrat. Artinya setiap hari jika kita ingin mendapatkan pertambahan berat badan kambing harian yang optimal maka ketiga komponen pakan kambing tersebut harus terpenuhi. Adapun komposisi pakan kambing dari ketiga komponen tersebut:

Hijauan makanan ternak 10 % dari berat badan / hari

Kamis, 09 Mei 2013

Tingkah Laku Reproduksi Kambing


Pentingnya mengetahui tingkah laku reproduksi kambing bagi seorang peternak sama halnya dengan mengetahui pemberian pakan yang tepat untuk ternak kambing. Seorang peternak kambing dalam meningkatkan produksi dan populasi haruslah mengawinkan kambing tersebut baik secara inseminasi buatan maupun secara alami. Saat ini ada beberapa semen beku untuk insemiasi kambing seperti, bibit kambing etawa,

Senin, 22 April 2013

Cara Membuat Pakan Kambing Dari Jerami

Cara membuat pakan kambing dari jerami mungkin akan terasa lebih sulit daripada memberikan jerami kepada sapi. Pada dasarnya pakan kambing memang lebih beragam daripada pakan sapi, sebab kambing mau memakan tanaman pagar, limbah pertanian bahkan sisa makanan rumah tangga. Kesulitan memberikan jerami pada kambing terletak pada cara membiasakan kambing tersebut mengkonsumsi jerami. Kada serat yang

Minggu, 07 April 2013

Cara Budidaya Ternak Kambing

Budidaya ternak kambing di halaman ini adalah cara beternak kambing secara garis besarnya saja, berlaku untuk kambing kacang, boer, etawa, garut, pedaging dan susu. Sebelumnya telah diterangkan juga analisa rugi laba ternak kambing beserta peluang bisnisnya. Budidaya adalah proses dalam usaha peternakan mulai dari perencanaan, manajemen pemeliharaan, panen dan pasca panen. Point penting budidaya

Jumat, 05 April 2013

Peluang Bisnis Ternak Kambing

Berbicara peluang bisnis pada usaha peternakan sepertinya tidak akan pernah ada habisnya, selama manusia masih membutuhkan protein hewani maka selama itu bisnis ternak tetap memiliki peluang. Memang ternak kambing bukanlah perioritas pemerintah dalam swasembada daging 2014 tapi patut disadari bahwa setiap hari minimal ada satu anak yang di akikah pada satu kecamatan. Setiap akikah akan

Rabu, 03 April 2013

Analisa Laba Rugi Ternak Kambing

Analisa ternak kambing di halaman ini dipaparkan secara garis besar saja, sama halnya seperti analisa ternak bebek yang sudah pernah kita buta sebelumnya. Kebutuhan kambing untuk asia khusunya Indonesia dan timur tengah memang meningkat setiap tahunnya. Hal ini mungkin karena adanya budaya Akikah dan qurban, setiap hari selalu ada anak yang diakikah di satu kecamatan, berarti setiap hari ada

Kamis, 28 Februari 2013

Panduan Budidaya Kambing dan Domba (Pedaging)

pedoman panduan teknis cara budidaya kambing domba susu pedaging natural nusantara poc nasa viterna hormonik
I. Pendahuluan
Pola peternakan kambing dan domba potong atau pedaging di Indonesia sebagian besar masih berskala kecil sehingga perlu diupayakan secara lebih intensif. Pertambahan penduduk yang tinggi di Indonesia ditambah dengan semakin meningkatnya daya beli masyarakat menyebabkan kebutuhan daging selama ini belim mencukupi permintaan. Produksi dalam negeri untuk daging baru mencapai ± 400.000 ton/tahun, sehingga sampai dengan saat ini masih mengandalkan impor daging.

Untuk itu PT. NATURAL NUSANTARA  dengan prinsip K-3 (Kuantitas, Kualitas dan Kesehatan) berupaya menbantu meningkatkan budidaya kambing dan domba potong dengan target sasaran tercapainya peningkatan kualitas dan kuantitas daging.


II.Penggemukan

Penggemukan kambing atau domba adalah suatu aktivitas pemeliharaan kambing atau domba dewasa yang sebelumnya dalam kondisi kurus selanjutnya ditingkatkan barat badannya melalui proses pembesaran daging dalam waktu 3-5 bulan.

III. Jenis-jenis kambing dan domba potong

a) Kambing kacang
Cirinya adalah badan kecil dan relatif pendek, telinga pendek dan tegak, jantan dan betina memiliki tanduk, leher pendek dan punggung meninggi, warna bulu bervariasi, ada yang hitam, coklat, merah atau belang hitam-putih.
b) Kambing Peranakan Etawa (PE)
Sasaran utama dari kambing PE pada dasarnya adalah penghasil susu, tetapi dapat digunakan juga sebagai penghasil daging, terutama setelah masa afkir. Ciri dari kambing ini adalah bagian hidung ke atas melengkung, panjang telinga antara 15-30 cm, menggantung ke bawah dan sedikit kaku, warna bulu bervariasi antara hitam dan coklat, memiliki bulu tebal dan agak panjang dibawah leher dan pundak (jantan), di bagian bawah ekor (betina)
c) Domba Ekor Gemuk
Memiliki ciri bentuk ekor yang panjang, tebal, besar dan semakin ke ujung makin kecil; tidak mempunyai tanduk; sebagian besar bewarna putih, tetapi ada anaknya yang bewarna hitam atau kecoklatan
d) Domba Ekor Tipis
Memiliki ciri tubuh yang kecil, ekor relatif kecil dan tipis, bulu bewarna putih, tidak bertanduk (betina), bertanduk kecil dan melingkar (jantan).


panduan cara budidaya ternak kambing domba susu pedaging natural nusantara poc nasa hormonik viterna
IV. Pemilihan bibit
Bibit kambing atau domba bakalan yang baik untuk pengggemukan adalah sebagai berikut :
1.      umur antara 8 bulan – 1 tahun.
2.      Ukuran badan normal, sehat, bulu bersih dan mengkilap, garis punggung dan pinggang lurus.
3.      Keempat kaki lurus, kokoh dan tumit terlihat tinggi.
4.      Tidak ada cacat pada bagian tubuhnya, tidak buta.
5.      Hidung bersih, mata tajam dan bersih serta anus  bersih.
   
V. Tata Laksana Pemeliharaan
5.1 Perkandangan
Pada umumnya tipe kandang pada ternak kambing dan domba adalah berbentuk panggung. Konstruksi kandang dibuat panggung di mana di bawah lantai kandang terdapat kolong untuk menampung kotoran. Dengan adanya kolong berfungsi untuk menghindari kebecekan dan kontak langsung dengan tanah yang bisa jadi tercemar penyakit. Lantai kandang ditinggikan antara 0,5 – 2 m. Bak pakan dapat ditempelkan pada dinding. Ketinggian bak pakan untuk kambing dan domba berbeda. Bak pakan untuk kambing dibuat agak tinggi, kira-kira sebahunya karena kebiasaan kambing memakan daun-daun perdu. 

Untuk Domba, dasar bak pakan horizontal dengan lantai kandang karena kebiasaan domba merumput. Lantai kandang dibuat dari kayu papan atau belahan bambu yang disusun dengan jarak 2-3 cm. Dengan demikian, kotoran dan air kencing mudah jatuh pada kolong, sementara tracak/kaki kambing dan domba tidak mudah terperosok dan terjepit terjepit.


Ukuran Kandang :

- Anak : 1 X 1,2 m /2 ekor (lepas sapih),
- Jantan dewasa : 1,2 X 1,2 m/ ekor
- Dara/ Betina dewasa :1 X 1,2 m /ekor
- Induk dan anak 1,5 X 1,5 m/induk + 2 anak

Dasar kolong kandang digali sedalam ±20 cm dibagian pinggirnya dan 30-50 cm pada bagian tengah serta dibuatkan saluran yang menuju bak penampung kotoran. Kotoran kemudian dapat diproses untuk menjadi pupuk kandang. Dan sudah semestinya kandang harus terjaga kebersihannya sehingga ternak kambing dan domba lebih sehat karena tidak mudah terserang penyakit.


5.2 Pakan

Pakan utama yang umum diberikan berupa hijauan segar, seperti rumput, legum(daun lamtoro dan turi, dll) atau aneka hijauan (daun singkong yang mempunyai protein cukup tinggi), daun nangka dan daun pepaya). Khusus legume dan aneka hijauan sebelum diberikan pada ternak sebaiknya dilayukan terlebih dahulu 2-3 jam dibawah terik matahari untuk menghilangkan racun yang ada dalam hijauan tersebut.

Selain pakan hijauan, dapat juga ditambah dengan pakan padat  atau konsentrat. Jenis yang dapat digunakan adalah bekatul, ampas tahu, ketela pohon (dicacah dahulu). Jenis pakan tersebut relatif murah dan mudah dibeli di mana saja. Pakan konsentrat ini akan memberikan sumbangan cukup besar untuk kebutuhan nutrisinya. Kebutuhan setiap ekor kira-kira 3 kg per hari dengan komposisi 40% berkatul 40% ampas tahu dan 20% ketela pohon.


Teknik pemberian konsentrat disarankan jangan bersamaan dengan hijauan,  karena pakan ini mempunyai daya cerna dan kandungan nutrisi yang berbeda dengan hijauan.  Jumlah pemberian konsentrat sekitar 3 kg/ekor/hari.


Contoh pola pemberian pakan pada ternak kambing
tabel pemberian pakan pada budidaya ternak kambing natural nusantara nasa

Catatan: Pemberian konsentrat disarankan diberikan saat kambing atau domba sudah banyak mengkonsumsi hijauan, tetapi belum terlihat kenyang.

Selain pemberian rumput dan konsentrat, masih dibutuhkan pakan pelengkap dengan kandungan gizi ternak lengkap yang belum terdapat pada hijauan maupun konsentrat untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan produksi ternak.  Sehingga target budidaya ternak yaitu pertumbuhan optimal dan sehat dapat tercapai. Sebagai pakan pelengkap maka PT. NATURAL NUSANTARA mengeluarkan suplemen khusus ternak yaitu VITERNA.Produk ini menggunakan teknologi asam amino yang diciptakan dengan pendekatan fisiologis tubuh Kambing dan Domba, yaitu dengan meneliti berbagai nutrisi yang dibutuhkan ternak.


VITERNA Plus mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan ternak, yaitu :

•   Asam-asam amino esensial, yaitu Arginin, Hiistidin, Leusin, Isoleusin dan lain-lain sebagai penyusun protein tubuh, pembentuk sel dan organ tubuh.
•   Vitamin lengkap yang berfungsi untuk berlangsungnya proses fisiologis tubuh yang normal dan meningkatkan ketahanan tubuh kambing/domba dari serangan penyakit.
•   Mineral-mineral lengkap yaitu N, P, K,  Ca, mg , Cl dan lain-lain sebagai penyusun tulang, darah dan berperan dalam sintesis enzim untuk memperlancar proses metabolisme  dalam tubuh.
Cara penggunaannya adalah dengan dicampurkan dalam air minum atau komboran pakan konsentrat dengan dosis :
±10  cc atau 1 tutup botol VITERNA /ekor/hari. PenambahanVITERNA Plus tersebut dilakukan pada pemberian air minum atau komboran yang pertama.
5.3  Tatalaksana Reproduksi

Tata laksana reproduksi meliputi :

- Dengan pengelolaan yang baik kambing/domba
  dapat  melahirkan 7 bulan sekali.
- Perkawinan kembali setelah melahirkan 1bulan kemudian.
- Penyapihan anak dilaksanakan pada 3 – 4 bulan.
- Umur dewasa kelamin 8 - 10 bulan
- Siklus birahi 17 - 21 hari
- Lama birahi 24 - 40 jam, bila birahi pagi maka sore atau    esok harinya harus dikawinkan
- Masa kebuntingan : 5 bulan.


panduan cara budidaya ternak kambing domba susu pedaging natural nusantara poc nasa hormonik viterna distributor nasa
VI. Pengendalian Penyakit
Tindakan pertama yang dilakukan pada usaha pemeliharaan Kado adalah melakukan pencegahan terjangkitnya penyakit pada ternak. Beberapa langkah pencegahan adalah sebagai berikut :
•   Lahan yang digunakan untuk memelihara Kado harus bebas dari penyakit menular.
•   Kandang Kado harus kuat, aman dan bebas penyakit. Apabila digunakan kandang bekas kado yang telah terserang penyakit, kandang cukup dicucihamakan dengan disinfektan, kemudian dibiarkan beberapa saat. Apabila kandang tersebut bekas kado sehat cukup dicuci dengan air biasa.
•   Kado yang baru masuk sebaiknya dimasukkan  ke kandang karantina dulu dengan perlakuan khusus. Ternak yang diduga bulunya membawa penyakit sebaiknya dimandikan dan digosok dengan larutan sabun karbol, Neguvon, Bacticol Pour, Triatex atau Granade 5% EC dengan konsentrasi 4,5 gram/3 liter air. Untuk membasmi kutu, Kado dapat juga dimandikan larutan Asuntol  berkonsentrasi 3-6 gram/3 liter air.
•   Kandang dan lingkungan tidak boleh lembap dan bebas dari genangan air. Kelembapan yang tinggi dan genangan air mengakibatkan perkembangan nyamuk atau hewan sejenis yang menggigit dan menghisap darak ternak.
•   Dilakukan vaksinasi secara teratur. Vaksinasi bertujuan untuk mencegah terjangkitnya penyakit oleh Virus.


Beberapa penyakit yang dapat menyerang Kambing dan domba adalah : 1) Penyakit parasit (kudis, kutu, cacingan); 2) Penyakit Bakterial (Antarks, Cacar mulut, Busuk Kuku); 3) Penyakit Virus (Orf); 4) Penyakit lain (Keracunan sianida, Kembung Perut, Keguguran). Hal penting dalam pengendalian penyakit adalah meningkatkan kesehatan ternak dan kebersihan kandang dan lingkungan sekitarnya serta monitoring/pengamatan yang kontinyu pada ternak sehingga apabila terdapat gejala penyakit, segera dapat diketahui jenis penyakit tersebut dan cara pencegahan dan pengobatannya.


Catatan : Penggunaan produk Nasa, Viterna, POC Nasa, dan Hormonik ini juga sangat bermanfaat untuk mendukung budidaya peternakan lainnya, seperti Budidaya Sapi, Budidaya Babi, Budidaya Unggas, maupun budidaya hewan hias.
=============================================
Bila Anda membutuhkan produk dari PT Natural Nusantara, seperti : Viterna, POC Nasa, Hormonik untuk mendukung keberhasilan budidaya peternakan kambing atau domba, baik untuk tujuan penggemukan maupun perah/susu, berikut ini adalah cara pemesanan produknya :

1) SMS/Telp 081227634646 untuk konfirmasi Pemesanan. Kemudian akan dihitung jumlah biaya yang harus ditransfer.

2) Transfer biaya pembelian + bea kirim (bila diperlukan) sesuai dengan Pemesanan melalui BCA 4450965338 a/n Abror Yudi Prabowo atau MANDIRI 1370006554766 a/n Abror Yudi Prabowo .
3) Konfirmasi Nama dan Alamat pengiriman Via Hp 081227634646.
4) Produk akan dikirim ke alamat

Viterna (Vitamin Ternak Alami)

nutrisi produk pupuk poc nasa hormonik viterna distributor resmi natural nusantara ternak tanaman
VITERNA PLUS merupakan Vitamin Ternak Natural yang diproduksi oleh PT Natural Nusantara dengan berbagai kelebihan yang bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas peternakan di Indonesia. VITERNA Plus merupakan suplemen pakan ternak yang diolah dari berbagai macam bahan alami (hewan dan tumbuhan), memberikan zat-zat yang sangat diperlukan ternak untuk :

1. Meningkatkan kuantitas (peningkatan Average Daily Gain /ADG bagi sapi dan peningkatan bobot panen bagi ayam) - kualitas daging (mengurangi kandungan kolesterol) - kesehatan ternak (mempertinggi daya tahan tubuh terhadap penyakit pada budidaya peternakan dan perikanan) semuanya merupakan Aspek K-3.
2. Memacu enzim - enzim pencernaan ternak.
3. Memberikan mineral - mineral esensial maupun non esensial.
4. Memberikan berbagai macam nutrisi alami untuk pertumbuhan ternak (protein, lemak, vitamin, dsb).
5. Menambah kandungan asam - asam lemak didalam rumen / lambung ternak.
6. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas pakan (TDN).
7. Mengandung hormon pertumbuhan alami untuk mempercepat pertumbuhan ternak.
8. Meningkatkan nafsu makan hewan ternak.
9. Mengurangi kandungan kolesterol daging dan mengurangi bau kotoran ayam
10. Produk alami aman untuk ternak dan lingkungan.

Cara Pakai :
1. Ternak Besar : Sapi, Kerbau, Kuda, dll. 5-10 cc perhari dicampurkan air minum atau campuran pakan (Komboran)
2. Ternak Kecil : Kambing, Kelinci, Babi dll. 4-8 cc perhari dicampurkan air minum atau campuran pakan (Komboran)
3. Ternak Unggas : Ayam, Itik, dll. 1-2 cc/lt air minum setiap hari satu kali.

Catatan : Dapat ditambahkan HORMONIK, 1 botol VITERNA Plus + 1-2 tutup HORMONIK
=================================================
Bila Anda membutuhkan produk dari PT Natural Nusantara, seperti : Viterna, POC Nasa, Hormonik untuk mendukung keberhasilan budidaya peternakan dan perikanan  Anda, berikut ini adalah cara pemesanan produknya :

1) SMS/Telp 081227634646 untuk konfirmasi Pemesanan. Kemudian akan dihitung jumlah biaya yang harus ditransfer.
2) Transfer biaya pembelian + bea kirim (bila diperlukan) sesuai dengan Pemesanan melalui BCA 4450965338 a/n Abror Yudi Prabowo atau MANDIRI 1370006554766 a/n Abror Yudi Prabowo .
3) Konfirmasi Nama dan Alamat pengiriman Via Hp 081227634646.
4) Produk akan dikirim ke alamat.